C punya tiga jenis perulangan: for, while, dan do-while. Ketiganya bisa
dipakai untuk mengulang, tapi masing-masing paling cocok untuk situasi yang
berbeda. Memilih yang tepat membuat kodemu lebih mudah dibaca.
for: jumlah ulangannya sudah diketahui
Pakai for kalau kamu tahu persis berapa kali perulangan harus berjalan.
int i;for (i = 1; i <= 3; i++) { printf("%d ", i);}Keluarannya 1 2 3. Semua pengaturan perulangan (nilai awal, kondisi, dan
perubahan) ada di satu baris, jadi mudah dilihat sekilas.
Ingat, di Dev-C++ variabel i harus dideklarasikan di luar for.
while: berhenti saat kondisi tertentu terpenuhi
Pakai while kalau jumlah ulangannya belum diketahui, dan perulangan harus
berjalan selama suatu kondisi masih benar.
i = 10;while (i > 0) { i = i / 2; printf("%d ", i);}Keluarannya 5 2 1 0. Kita tidak menentukan jumlah ulangannya di awal.
Perulangan berhenti sendiri saat i tidak lagi lebih dari 0.
Karena kondisinya diperiksa di awal, isi while bisa saja tidak dijalankan
sama sekali kalau kondisinya sudah salah sejak awal.
do-while: jalan minimal sekali
do-while memeriksa kondisinya di akhir, jadi isinya pasti dijalankan
paling tidak satu kali. Ini paling cocok untuk meminta input sampai valid:
int angka;do { printf("Masukkan angka positif: "); scanf("%d", &angka);} while (angka <= 0);Program akan terus bertanya sampai pengguna memasukkan angka yang lebih dari
nol. Pertanyaannya harus muncul minimal sekali, dan do-while menjamin itu.
Jangan lupa titik koma setelah while (...) di akhir do-while.
Ringkasnya
| Situasi | Pilihan |
|---|---|
| Jumlah ulangan sudah pasti | for |
| Ulang selama kondisi benar, bisa nol kali | while |
| Harus jalan minimal sekali | do-while |
Ketiganya sebenarnya bisa saling menggantikan. Tapi memilih yang paling cocok membuat maksud kodemu langsung terbaca oleh orang lain, termasuk oleh dirimu sendiri seminggu kemudian.
