Semua yang ada di komputer, mulai dari angka, huruf, foto, sampai video, pada akhirnya disimpan sebagai deretan 0 dan 1. Sistem bilangan yang hanya memakai dua angka ini disebut bilangan biner.
Kenapa hanya 0 dan 1?
Komputer dibangun dari jutaan komponen elektronik kecil yang hanya punya dua keadaan: mengalirkan listrik atau tidak. Dua keadaan itu paling mudah dan paling andal dibedakan, jadi dipakailah dua angka: 1 untuk "ada listrik" dan 0 untuk "tidak ada".
Membaca bilangan biner
Di bilangan desimal yang biasa kita pakai, setiap posisi bernilai sepuluh kali posisi di kanannya: satuan, puluhan, ratusan. Di biner, setiap posisi bernilai dua kali posisi di kanannya:
| Posisi | 8 | 4 | 2 | 1 |
|---|---|---|---|---|
Biner 1101 | 1 | 1 | 0 | 1 |
Jumlahkan nilai posisi yang berisi 1: 8 + 4 + 1 = 13. Jadi 1101 dalam
biner sama dengan 13 dalam desimal.
Mengubah desimal ke biner
Caranya: bagi terus dengan 2, catat sisanya, lalu baca dari bawah ke atas. Contoh untuk 13:
| Pembagian | Hasil | Sisa |
|---|---|---|
| 13 ÷ 2 | 6 | 1 |
| 6 ÷ 2 | 3 | 0 |
| 3 ÷ 2 | 1 | 1 |
| 1 ÷ 2 | 0 | 1 |
Dibaca dari bawah: 1101. Cocok dengan contoh sebelumnya.
Langkah ini juga bisa jadi latihan perulangan di C: gunakan % 2 untuk
mengambil sisa dan / 2 untuk membagi, ulangi sampai angkanya habis.
Bit dan byte
Satu angka biner disebut bit. Delapan bit disebut satu byte. Dengan
delapan bit, ada 256 kombinasi berbeda, dari 00000000 sampai 11111111,
cukup untuk menyimpan satu huruf. Itu sebabnya ukuran berkas dihitung dalam
byte, kilobyte, megabyte, dan seterusnya.
Jadi saat kamu menyimpan tugas berukuran 2 kilobyte, sebenarnya kamu menyimpan sekitar enam belas ribu angka 0 dan 1.
