Banyak pemula langsung membuka Dev-C++ dan mulai mengetik begitu membaca soal. Hasilnya sering berputar-putar: kode ditulis, dihapus, ditulis ulang. Ada cara yang lebih tenang: gambar dulu alurnya dengan flowchart.
Apa itu flowchart?
Flowchart adalah diagram yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian masalah, dari awal sampai akhir. Setiap bentuk punya arti:
| Bentuk | Arti |
|---|---|
| Oval | mulai atau selesai |
| Persegi panjang | proses, misalnya menghitung |
| Jajaran genjang | input atau output |
| Belah ketupat | keputusan, jawabannya ya atau tidak |
| Panah | arah alur |
Contoh: menentukan lulus atau tidak
Soalnya: baca nilai, lalu cetak "lulus" kalau nilainya minimal 60.
Alurnya dalam flowchart:
- Mulai (oval)
- Baca nilai (jajaran genjang)
- Apakah nilai lebih dari atau sama dengan 60? (belah ketupat)
- Kalau ya, cetak "lulus". Kalau tidak, cetak "tidak lulus" (jajaran genjang)
- Selesai (oval)
Setelah alurnya jelas, menerjemahkannya ke C hampir seperti menyalin:
int nilai;scanf("%d", &nilai);if (nilai >= 60) { printf("lulus\n");} else { printf("tidak lulus\n");}Kenapa ini membantu
- Memisahkan dua masalah. Memikirkan apa yang harus dilakukan dan bagaimana menulisnya di C adalah dua hal berbeda. Flowchart membuatmu menyelesaikan yang pertama dulu.
- Kesalahan logika terlihat lebih awal. Jalur yang lupa ditangani, atau perulangan yang tidak pernah berhenti, lebih mudah terlihat di gambar daripada di tengah puluhan baris kode.
- Tidak bergantung bahasa. Flowchart yang sama bisa diterjemahkan ke C, Java, atau bahasa apa pun.
Itu sebabnya kelas KSP dimulai dari flowchart sebelum menyentuh kode. Kalau alurnya sudah benar, kodenya tinggal mengikuti.
